English Practice

November 25, 2008

Sejujurnya, waktu ada komentar dari seorang guru bahasa Inggris, rada malu-malu juga. Teringat beberapa entri yang menggunakan bahasa Inggris. (Terutama tentang pekerjaan desain mendesain sih). Soalnya sadar diri deh, grammarnya rada kacau balau. Maklum, sudah berapa tahun juga gak dipakai. Apalagi sempat kelupa banget pas belajar bahasa Arab juga (sayang bahasa Arabnya masih tetap belum bisa bercas cis cus dengan lancar nih).

Tapi karena keingat sama tulisan pak Donny yang pernah bang Hen buka dan sempat aku baca sekilas, terus kemarin juga buka websitenya Orangemood – yang dia tetap mau kursus bahasa Inggris, padahal ya..gitu deh -, jadinya lanjut aja deh. Kalau gak latihan dan dipraktekkan langsung, gimana mau belajar dan gimana mau tahu kesulitan grammarnya dimana. Paling-paling kalau gak dilatih, cuma tau ‘sulit’ aja. Tapi gak tau dimana letak kesulitannya.
Sekarang mikirin gimana melatih bahasa Arabnya juga nih. Sasarannya anakku tercinta nih. Ceritanya saling belajar. Euumm…sepertinya kurang tepat. Bukan saling belajar, tapi mengajarkan dan membelajarkan diri. Mesti banyak-banyakin vocab bahasa Arabnya dulu. Semoga Allah memudahkann…

One Response to “English Practice”

  1. ndutyke Says:

    assalamualaikum.

    yg penting dari belajar bahasa adalah : kontinuiti. harus terus (Sesering mungkin) digunakan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: